Mata kuliah ini mendiskusikan tentang dasar hukum (dalil) dan aturan pelaksanaan ibadah (syarat wajib, syarat sah, dan rukun) serta kondisi-kondisi yang memengaruhi pelaksanaan ibadah. Kajian mata kuliah ini menekankan pada prinsip-prinsip dasar pelaksanaan ibadah mahdhah serta perbedaan pendapat dikalangan para ulama madzhab dengan melakukan analisis dan interpretasi secara tepat dan kontekstual sesuai dengan maqashid al-syariah
1. Dinamika Pemikiran Hukum Islam, Prinsip, da Asas Hukum Islam
2. Macam-macam air, pembagian air (suci mensuciksn, suci tidak mensucikan dan air najis), tata cara Istinja’, syarat dan fardhu serta kesunnahan Wudhu, Tayamum serta Mandi dan dalil
3. Pengertian thaharah, macam-macam dan pembagian air, Istinja’, Wudhu, Tayamum serta Mandi
4. Pembagian dan macam-macam najis serta cara menyucikan najis, perbedaan najis dengan hadas dan ketentuannya, darah yang keluar dari wanita dan pekerjaan yang dilarang karena hadas
5. Pengertian, syarat shalat, rukun shalat dan hal-hal yang membatalkan shalat
6. Shalat wajib (ketentuan syarat, rukun dan waktu pelaksanannya) dan shalat sunnah dan waktu pelaksaannya (rawatib, muakkadah, ghoiru muakkadah, yang sunnah dilaksanakan dengan berjamaah dan yang tidak disunnahkan dilaksanakan dengan berjamaah)
7. Shalat jum’at dan shalat Jama’ dan qashar (syarat, rukun dan ketentuan pelaksanannya) dan perbedaan para ulama madzhab beserta argumentasinya
8. Tata cara perawatan jenazah (memandikan, menshalatkan, mengkafani dan mengubur mayit) dan kesunnahannya menurut para ulama madzhab.
9. Shalat ghaib, kewajiban ahli waris, pembagian tirkah dan dan iddah serta ihdad isteri yang di tinggal wafat suami.
10. Zakat (pengertian, macam-macam zakat, nishab zakat, orang yang wajib mengeluarkan, mustahiq zakat, dan zakat profesi serta waktu kewajiban mengeluarkan zakat)
11. Puasa (pengertian puasa, syarat orang wajib berpuasa, rukun berpuasa, perkara yang membatalkan puasa, dan kondisi yang membolehkan seseorang tidak puasa serta himmatut tasyri’)
12. Metode penetapan awal bulan hijriyah (ramadhan), puasa wajib, puasa sunnah, qadha’ puasa dan menggabungkan dua niat puasa).
13. Pengertian umrah, syarat dan rukun umrah, larangan ihram, sunnah ihram, denda (DAM), serta kesunnahan thawaf, sa’i dan cukur.
14. Pengertian haji, syarat wajib haji, rukun haji dan ketentuan yang melekat pada rukun haji, wajib haji, dan kondisi ihram
15. Macam-macam haji (ifrad, qiran dan tamattu’), ketentuan denda (DAM) dan perkara yang diwajibkan membayar dam, ARMUZNA dan kesunnahan dalam manasik haji dan ketentuan badal haji
1. Al-Qadhi Abi Syuja’ Ahmad Ibn Husain Ibn Ahmad Al-Ashfahani, Matan Abi Syuja’ Al-Musamma AL-Ghayah wa At-Taqrib, Kairo, Maktabah Al-Jumhuriyah Al-Arabiyah : tt)
2. Musthafa Dib Al-Bigha, At-Tadzhib fi Adillati Matn Al-Ghayah wa At-Taqrib, (Jeddah, Al-Haramain : 1978)
3. Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi, Kasyifat As-Saja fi Syarh Safinat An-Naja fi Ushul Ad-Din wa Al-Fiqh ala Madzhab Al-Imam Asy-Syafi’I, (Beirut, Dar Al-Kutub Al-Imiah : 2015)
4. Wahbah Az-Zuhaili, Al-Fiqh Al-Islam Wa Adillatuhu, Juz 4 (Damaskus: Dar-Al-Fikr, 2008)
5. Ahmad bin Ali bin Hajar Al-As-qalani, Ibanatul Ahkam Syarh Bulugh Al-Maram, juz 3, (Indonesia, Al-Bidayah : 2018)
6. Ibrahim Al-Bajuri, Hasyiyah AL-Bajuri ‘Ala Ibn Qasim, (Surabaya, AL-Hidayah : tt)
7. Jaih Mubarok, Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam, (Bandung, Remaja rosda karya : 2000)
8. Abdul Wahab Khallaf, Kaidah-Kaidah Hukum Islam, ter (Bandung, Risalah : 1985)
9. H.A. Jazuli, Kaidah-Kaidah Fikih (Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah yang Praktis), (Jakarta, Kencana : 2006)
10. Muhammad Khudhari Bik, Tarikh Tasyri’ al-Islamy, (Beirut, Dar al-Fikr : 1995)
11. Yusuf Qardhawi, Dirasat fi Fiqh Maqashid al-Syari’ah, (kairo, Dar al-Syuruq : 2012)
Laptop, LCD proyektor, white booad